Story of Jobless
STORY OF JOBLESS ADALAH CERITA SEORANG PENGANGGURAN, YANG DIMANA DIA MENJALANI HIDUP INI DENGAN KEYAKINAN YANG TIDAK ADA KEPASTIAN
(sekali menganggur tetap menganggur)
Sebentar lagi saya akan menuliskan bagaimana pengangguran dimata pengangguran itu sendiri, apakah semua yang sedang terjadi adalah kesalahan dari salah satu pihak, perorangan maupun organisasi seperti perusahaan ataupun pemerintah yang membiarkan kita untuk menjadi pengangguran? apakah ini semua kesengajaan bahwa kita ini sebagai data agar jumlah ini harus tetap ada, apakah apakah pengangguran ini murni kesalhan dari pemerintah itu sendiri? apakah ini kesalahan kita pribadi yang dimana kita kita bisa berkompetisi dengan dunia luar?
Perkenalkan saya penganguran, saya disini akan sedikit berbagi dari sudut pandang saya pribadi, dan beberpana penelitian yang sudah saya lakukan selama hampir bisa dibilang saya tahunan tidak mempunyai pekerjaan tetap. Saya akan sedikit berbagi kepada kalian semua, bahwa menjadi PENGANGGURAN tidak seburuk yang kita kira, semua ketakutan yang ada dibenak kita selama ini yang dimana ini menjadi momok menakutkan disaat kita lulus dari pendidikan apapun jenjang pendidikan yang sudah ditempuh. Akan tetapi saya melihat dari beberapa aspek, yang saya akan rangkum yang terbagi menjadi beberapa point.
Perlu diperhatikan sekali lagi, saya disini tidak sedang menyinggung salah satu pihak maupun kelompok, akan tetapi ini murni yang saya alami bagaimana menjadi PENGANGGURAN itu sendiri.
menjadi pengangguran itu berat, bayangkan kita dipaksa berpikir, merencanakan sesuatu, membuat planning, dituntut untuk selalu tersenyum yang dimana keadaan kita berbanding terbalik dengan itu. bayangkan apakah anda pernah membuat planning yang dimana anda tidak tau dimana harus memulai nya. mungkin banyak pihak yang berpendapat bahwa itu orang nya sendiri yang tidak ada kemauan, ya memang betul itu semua, pendapat miring tentang orang yang menganggur. tapi apakah anda pernah merasakan apa yang kita rasakan? apa yagn kita pikirkan? apa yang akan kita hadapi dimasa yang akan datang? apa, kenapa, gima yah? aduuuh kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling gagal yang hidup dimuka bumi ini.
Bekerja itu cape? banyak resiko? terikat waktu? Apalagi kita yang menganggur, kita cape akan keadaan, terlalu banyak resiko dimasa depan, dan terpenjara oleh waktu, dan itu semua tidak mudah untuk kita lalui. dan di blog saya ini bagaimana saya akan menceritakan bagaimana itu menjadi pengangguran secara detail, secara terperinci dan saya akan bahas dari semua sisi, dari semua sudut pandang, dan yang lebih ekstream lagi saya akan menyampaikan apa pendapat dari mulut tetangga.
Ibarat santan kelapa, itulah kita. Apakah kita tau bagaimana proses agar menjadi santan kelapa? yang dimana bagian terhalus dari kelapa? yang pertama kita harus membantingkan Buah kelapa dari pohonnya, dan kita tau tidak ada sejarh nya pohon kelapa pendek kecuali bonsai kelapa, yang kedua kita harus memisahkan kulit dengan buah nya dengan cara dibacok dan setelah itu kita harus dibanting kembali, dibelah dan dibagi bagi menjadi beberapa bagian, tidak sampai disitu kelapa harus di parut sampai menjadi potongan halus, apakah berhenti sampai disitu? tidak! sehabis diparut diperas diperas diperas, dan barulah hasil santan kelapa itu terlihat yang dimana berguna bagi penyedap makanan, ataupun pelengkap rasa dari masakan. ITULAH KITA.
Perjalanan kita tidak cukup sampai disini, justru ini adalah awal dari kehidupan kita untuk menjadi manusia sebenarnya. disitulah diri kita terbentuk, tidak peduli apa kata orang? justru kita harus peduli apa omongan orang dan yang paling utama kita harus dengarkan omongan buruk dari orang lain tentang kita. tujuannya apa? untuk membentuk mental kita, agar kira dapat berkaca setiap harinya, agar kita dapat memberikan yang terbaik setiap harinya, agar kita dapat memantapkan diri kita untuk siap menghadapi ujian & masalah dikemudian hari. Jangan berpikiran bahwa ujian dan masalah akan selesai jangan, justru kita harus mempersiapkan itu semua. karena hidup adalah tempatnya masalah. nanti kita akan menemukan kedamaian yang sebenarnya di lanjutkan hidup yang sebenarnya.
https://www.lanereport.com/125472/2020/05/u-s-unemployment-rate-14-7-worst-since-great-depression/
Pekerjaan itu banyak, lebih tepatnya lowongan pekerjaan itu banyak, apa yang dikatakan oleh banyak orang, kamu nya saja yang tidak bisa bersaing, yang tidak siap bersaing, yang terlalu takut dalam persaingan, saya cuman bisa menanggapi kalian semua benar, Benar, dan BENAR. saya akan ungkit masalah perihal kata kata yang biasanya diucapkan oleh beberapa orang, saya akan bahas itu semua saya akan berikan fakta yang sebenarnya, seterang terang nya dan sejelas jelasnya. Karena tidak seringan itu kita dapat membuktikan kepada seseorang yang memberikan tanggapan seperti itu kepada seseorang yang menganggur. Ingat kita bukan Pengangguran, kita istimewa, kita spesial kita itu divergent. haha :) karena pasti penghargaan seseorang kepada seorang pengangguran akan sangat sulit diberikan karena merasa mereka diatas kita jadi mereka bisa seenaknya dan tidak menghargai kita, kita hanya parasit didunia ini, hanya piguran di film film, akan tetapi saya ingatkan sekali lagi kita dengarkan kita renungi omongan mereka, cacia mereka, sindirian mereka, bahkan hinaan mereka kita harus dengarkan, jangan langsung dibuktikan, RUGI, untuk apa kita membuktikan sesuatu hanya untuk segelintir orang saja. akan tetapi kita fokus kepada tujuan kita, karena bukan salah orang itu jika kita tidak dihargai, akan tetapi waktu yang memaksa kita agar kit amempunyai action lebih lagih.
Saya akan bercerita bagaimana seorang ayah berkata pada putranya, "kamu lulus dengan hormat, in adalah mobil yang saya beli bertahun tahun lalu". Tapi sebelum saya memberikannya kepadamu, bawa ke tempat penjualan mobil bekas di pusat kota dan beri tahu bahwa saya ingin menjualnya dan liat berapat harga yamg mereka tawarkan kepadamu.
Sang putra pergi ke tempat penjualan mobil bekas, kembali ke ayahnya dan berkata " mereka menawarkan saya $1,000 karena kelihatanya sangat lemah." sang ayah berkata, "Sekarang bawa ke pegadaian"
Sang putra pergi ke pegadaian, kembali ke ayahnya dan berkata, "peegadaian menawarkan $100 karena mobil itu sangat tua." kemudian sang ayah meminta putranya untuk pergi ke klub mobil dan menunjukan mobil kepada mereka.
Sang putra membawa mobil ke klub, kembali dan berkata kepad ayahnya, "Beberapa orang di klub menawarkan $100,000 karena itu adalah mobil Nissan Skylie R34, sebuah mobil ikonik dan dicari oleh banyak orang.
Sang ayah berkata kepada anaknya "Aku ingin kau tahu bahwa tempat yang tepat selalu menghargai dengan cara yang benar, jika kamu tidak dihargai, jangan marah, berarti kamu berada ditempat yang salah. "Karena mereka mengetahui nilai kamu akan selalu menghargaimu.
Itulah kisah yang membuat saya sebagai penulis menjadi semangat kembali menjalani hidup sebagai pengangguran. karena ini hidup ada hari kemarin yang harus saya perbaiki, ada hari sekarang yang harus saya jalani, dan ada hari esok yang harus saya siasati. dan kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi pada kita di kemudian hari, apakah kita akan berubah sesuai dengan kenyataan apa yang kita rencanakan dan sudah kita persiapkan sebelumnya?, apakah sebaliknya! itu semua akan terjadi apabila kita berbuat sesuai dengan apa yang kita lakukan hari ini.
Ada positif dan negatif nya begitupun ada hitam dan putih, ada kelebihan dan kekurangan menjadi seorang pengangguran sepperti pada revolusi Francis ada kiri danada kanan. tentunya saya merasa banyak positif nya menjadi seorang pengangguran itu, banyak keuntungannya dan banyak pula kelebihan nya. saya analogikan seperti ini. Jika di indonesia tidak ada pengangguran, maka disetiap perusahaan tidak akan ada jabatan SuperVisor maupun HRD, satu elemen berkurang bagi perusahaan, yang kedua tidak akan ada yang namanya regenerasi di setiap perusahaan, tidak akan ada penyegaran baik dari segi kemajuan bagi perusahaan itu sendiri. Perusahaan akan stak disitu tidak akan ada namanya perkembangan bahkan kemajuan, bayangkan itulah yang akan terjadi jika tidak ad akita sebagai Pengangguran.
https://researchleap.com/unemployment-factor-international-migration/#prettyPhoto
Saya sudah menganggur kurang lebih 3 tahun, terhitung dari sejak lulus kuliah itu, sampai hari ini dan detik ini belum mempunyai pekerjaan tetap. Saya habiskan waktu saya untuk menjaga toko Linoleum ya, orang lain bilang saya bekerja ya, memang saya bekerja untuk keseharian saya. Tapi untuk status saya dari pengangguran itu sendiri belum hilang, bukankah syarat kita sudah mempunyai pekerjaan di suatu perusahaan haru ada ikatan kontrak kerja nya? jika iyah maka saya sampai detik ini masih menganggur. Banyak pelajaran yang saya ambil dari selama menganggur ini bagaimana kita lebih menghargai apa itu proses, apa itu bersabar, menunggu, mrnahan nafsu, bagkan kita harus belajar sedikitnya tentang masa bodoh, karena jika kita terlalu peduli akan sesuatu hal, itu dapat menjadi boomerang bagi kita untuk mendapatkan kekecewaan.
Saya lebih terasah lagi bagaimana pola pikir saya bekerja, bagi sebagian orang status pengangguran itu adalah aib. Bagi saya tidak, itu justru sebagai langkah awal kita untuk sedikit melangkah kedepan, karena apa? kita harus mendisiplinkan diri agar lebih dapat mengatur pola hidup itu sendiri, bagaimana kita menanggapi omongan orang yang da[at melunturkan semangat kita sebagai pengangguran. Saya senang, saya tidak kecewa yang paling penting saya tidak larut dengan keadaan yang dimana itu hanyalah status kita sebagai seorang pengangguran tidak terelakan. Kita jangan berpikir untuk bekerja, bekerja, bekerja itu salah. Karena apa nanti itu akan menghukum diri sendiri dan mencap diri sendiri adalah pribadi yang tidak berguna, justru manfaatkan waktu menganggur kita dengan cara terbaik, lakukanlah hal yang baik di setiap harinya, karena jika kita lewati setiap harinya dengan mengeluh maka kita akan terpenjara, terpuruk, dan malas untuk bersaing dan melanjutkan hidup. Karena apa yang terjadi di esok hari, adalah apa yang kita lakukan di hari ini dan kita dapat belajar di hari kemarin.
"THE DAY AFTER TOMORROW"
IS
"PAGETO"
https://www.ft.com/content/8b9010e8-08da-11e3-ad07-00144feabdc0
Bangunlah para Pengangguran Indonesia kita adalah manusia yang berguna, kita adalah tonggak perjalanan bangsa, kita adalah PR bagi negara agar apa? agar negara ini dapat terus bekerja unutk mengurus orang seperti kita, agar mereka kebingungan bagaimana menangani para pengangguran karena dimna ada pengangguran disitulah syarat bisa disebut negara berdaulat, bayangkan jika tidak ada kita, bayangkan, tidak akan ada negara Indonesia, karena kitalah ciri sebagai bangsa Indonesia, karena dimana ada Indonesia disitu ada kita, Kita siapa? Kita adalah Pengangguran.




Komentar
Posting Komentar